Apa yang Kami Lakukan › Konservasi Global
Pemutihan Terumbu Karang
Fenomena pemutihan berdampak pada terumbu karang di seluruh dunia.
Tantangan

Pada tahun 2050, diperkirakan 90% terumbu karang di seluruh dunia akan mengalami pemutihan karang setiap tahun.
Meningkatnya suhu planet kita, ditambah dengan ancaman langsung seperti pencemaran air dan penangkapan ikan berlebihan, menimbulkan tekanan pada terumbu karang. Ketika mengalami tekanan, karang keras mengeluarkan zooxanthellae simbiosisnya—alga mikroskopis yang hidup di dalam jaringan karang, melakukan fotosintesis, dan dengan demikian menyediakan makanan bagi karang. Tanpa zooxanthellae berwarna ini, kerangka putih koloni karang menjadi terlihat melalui tubuh karang yang transparan. Jika dibiarkan dalam “keadaan memutih” terlalu lama, karang-karang tersebut akan mati.
Seiring berjalannya waktu, kejadian pemutihan terumbu karang semakin sering terjadi dan semakin parah—yang berdampak pada kesehatan terumbu karang di seluruh dunia. Banyak pemerintah daerah yang tidak mampu mendeteksi kejadian pemutihan tersebut dengan cukup cepat dan belum siap untuk menanggapinya.
Solusi Kami
Kami sedang mengembangkan jaringan respons pemutihan terumbu karang global untuk memverifikasi secara langsung kejadian pemutihan yang terdeteksi dari luar angkasa.
Allen Coral Atlas (Atlas) menggunakan algoritma canggih dan citra satelit beresolusi tinggi untuk mengumpulkan informasi berharga mengenai terumbu karang dan peristiwa pemutihan secara real time. Melalui kerja sama dengan tim ilmuwan dan EcoDivers dari seluruh dunia, kami tidak hanya membantu Atlas memverifikasi informasi ini dan menyempurnakan proses pengumpulan data, tetapi juga turut memperkuat program-program deteksi dini pemutihan terumbu karang di seluruh dunia.
Dengan adanya informasi berharga ini sebagai bagian dari kumpulan data Atlas yang lebih luas, kita akan dapat lebih memahami mengapa beberapa terumbu karang lebih rentan terhadap kenaikan suhu, sekaligus memberikan wawasan kepada pemerintah, para pembuat kebijakan, dan pihak-pihak terkait lainnya mengenai cara terbaik untuk melindunginya. Alat ini juga dapat dijadikan acuan bagi kumpulan data di masa mendatang, yang berpotensi membantu para ilmuwan mendeteksi dan memantau ancaman laut lainnya.
Pemutihan terumbu karang merupakan masalah global, dan penanganannya memerlukan pendekatan kolaboratif. Bersama Atlas, kami memberdayakan pemerintah dan para pegiat konservasi dengan alat dan sumber daya yang mereka butuhkan untuk menanggapi kejadian pemutihan, mengurangi faktor-faktor pemicu stres lokal, menunjukkan dampak perubahan iklim, dan pada akhirnya mendorong penerapan kebijakan yang lebih baik untuk menyelamatkan terumbu karang.

Dukung CORAL
Upaya kami dalam menangani pemutihan terumbu karang tidak akan mungkin terlaksana tanpa dukungan Anda. Berikan donasi hari ini untuk membantu terumbu karang bertahan hidup.