Maui Nui mencakup pulau-pulau Hawaii, yaitu Maui, Molokai, dan Lanai, dan terumbu karang di wilayah ini merupakan sumber daya yang sangat penting. Hal ini disebabkan oleh tingginya tutupan terumbu karang serta keterhubungan antarwilayah melalui arus laut. Yang lebih menarik lagi, wilayah ini memiliki spesies terumbu karang unik yang hanya dapat ditemukan di sini.
Tim Maui Nui kami bekerja sama dengan para mitra untuk memulihkan ekosistem guna meningkatkan kesehatan terumbu karang ini.
Baca selengkapnya tentang mereka di bawah ini 👇
Memulihkan Daerah Aliran Sungai demi Air Bersih
DiMaui Barat, kami bekerja sama dengan Kipuka Olowalu untuk memulihkan proses penyaringan alami di dalam daerah aliran sungai. Hal ini mencegah polusi daratan merusak terumbu karang. Tingginya tingkat sedimen yang terbawa air hujan dapat mencekik terumbu karang, mengurangi paparan sinar matahari yang mereka terima, dan memperlambat pertumbuhannya. Kelebihan nutrisi memicu ledakan alga, yang dapat mengalahkan terumbu karang dalam persaingan dan memicu penyebaran penyakit.
Dengan menerapkanpendekatan “ridge-to-reef”, kami berupaya memulihkan fungsi alamiahupua‘a—sistem pengelolaan daerah aliran sungai tradisional Hawaii—melalui stabilisasi tepi sungai, penanaman kembali vegetasi asli, dan peningkatan proses penyaringan air.
Di Lembah Olowalu, kami memantau pergerakan sedimen, mengidentifikasi titik-titik rawan erosi, dan menguji keefektifan tanaman asli dalam mencegah limpasan air. Upaya-upaya ini membantu memastikan air yang lebih bersih mengalir dari pegunungan ke terumbu karang.
Perikanan Berkelanjutan Melalui Pemulihan Kolam Ikan
DiMolokai, kolam ikan tradisional telah menjadi sumber pangan yang berkelanjutan selama beberapa generasi. Namun, penumpukan sedimen, spesies invasif, dan pengelolaan lahan yang tidak tepat telah mengganggu ekosistem ini, sehingga mengurangi populasi ikan dan merusak kualitas air.
Kami bekerja sama dengan Ka Honua Momona untuk merevitalisasi kolam-kolam ikan ini dengan cara:
Membersihkan sedimen berlebihuntuk memulihkan kedalaman dan produktivitasnya.
Menghilangkan spesies invasifyang mengganggu keseimbangan ekosistem.
Menanam vegetasi asliuntuk menstabilkan garis pantai dan mencegah erosi.
Dengan merehabilitasi kolam ikan, kita tidak hanya mendukung praktik perikanan yang berkelanjutan, tetapi juga memperkuat hubungan antara darat dan laut—sehingga terumbu karang dan sumber daya laut yang sehat tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Tahun ini merupakan tahun yang sangat penting bagi terumbu karang dan Coral Reef Alliance! Seiring berakhirnya tahun ini, kami menengok kembali kisah-kisah yang paling menggugah hati. Kisah-kisah yang menjangkau audiens paling luas, membangkitkan rasa ingin tahu, dan membantu menghubungkan lebih banyak orang dengan masa depan terumbu karang. Lebih dari 120.000 (!!) di antara kalian telah membaca kisah-kisah kami
Selamat datang, para pecinta laut dan pejuang lingkungan! Selamat Hari Bumi! Sepanjang Bulan Bumi ini, kita telah mendalami pembahasan tentang bagaimana setiap dari kita terhubung erat dengan laut dan terumbu karang kita yang berharga. Mulai dari udara yang kita hirup hingga makanan yang kita makan, laut memengaruhi setiap aspek kehidupan kita, mengingatkan kita akan
Jika dilihat dari luar angkasa, sungai-sungai dan aliran air di planet kita tampak seperti jaringan pembuluh darah yang luas, berdenyut dengan kehidupan dan air. Aliran air alami ini, yang merupakan bagian dari sistem rumit yang disebut daerah aliran sungai, menjalar melintasi lanskap, menghubungkan kita dengan cara yang tak terlihat ke hamparan luas samudra. Baik itu daerah aliran sungai tertutup yang bermuara ke danau terpencil maupun daerah aliran sungai terbuka
Selamat Tahun Baru, teman-teman! Selamat datang di tahun 2024 – sebuah awal yang baru dan kesempatan baru untuk membuat perubahan nyata bagi lautan kita. Kita semua tahu bahwa lautan sedang menghadapi masa-masa sulit, tetapi masih ada banyak alasan untuk tetap optimis. Tahun ini, mari kita fokus pada perubahan-perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari yang dapat memberikan dampak besar
Saat kita menyambut tahun 2024 dan menanti perkembangan menarik yang akan datang, mari kita sejenak merenungkan dampak yang telah kita ciptakan bersama di tahun 2023. Tahun itu dipenuhi dengan pencapaian yang signifikan, artikel-artikel yang penuh wawasan, serta beberapa wajah baru yang luar biasa yang bergabung dengan tim kami. Kami mengundang Anda untuk bersama-sama mengenang kembali momen-momen menonjol yang menjadikan tahun 2023
Misi Penting untuk Masa Depan yang Berkelanjutan Di perairan jernih yang mengelilingi Molokai, warisan Ka Honua Momona (KHM) telah diwariskan dari generasi ke generasi, berakar pada warisan budaya pulau yang kaya. Coral Reef Alliance (CORAL) dan Ka Honua Momona baru-baru ini menjalin kerja sama dalam komitmen bersama untuk melestarikan ekosistem pesisir Hawaii yang berharga. Kemitraan ini bertujuan untuk
Baru-baru ini, terjadi peristiwa yang sangat memilukan yang mengakibatkan kerugian baik dari segi manusia maupun lingkungan di kawasan Pasifik. Kebakaran hutan di Maui telah melemparkan bayangan abu dan tragedi ke seluruh lanskap pulau tersebut, serta ke organisasi Coral Reef Alliance. Maui—dan lebih khusus lagi kota bersejarah Lahaina—merupakan tempat tinggal
Makayla Rickard adalah anggota yang berharga dalam keluarga Coral Reef Alliance. Ia memiliki semangat yang besar terhadap pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan di Hawaii dan sangat memahami hubungan yang rumit antara laut, daratan, dan manusia. Latar belakang akademisnya di bidang Ilmu Pengelolaan Berkelanjutan yang diraihnya di University of Hawaiʻi Maui College telah membekalinya dengan
CORAL dan mitra-mitra kami di Maui Nui telah terpilih untuk menerima hibah federal sebesar $3,1 juta dari Program Pengelolaan Zona Pesisir Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA). Hibah ini merupakan pengakuan atas dedikasi aliansi kami dalam melindungi dan memulihkan terumbu karang di seluruh dunia serta rekam jejak keberhasilan kami dalam melaksanakan proyek-proyek konservasi. Kami