Di Mana Kami Bekerja
Kepulauan Hawaii
Kredit Foto: Kimberly Jeffries / Ocean Image Bank

Menyelamatkan terumbu karang di Hawai‘i
Kami telah memimpin upaya konservasi terumbu karang di Kepulauan Hawaii utama selama lebih dari 15 tahun. Sejak tahun 2006, kami telah merancang program kami di Hawaii untuk melindungi dan menanam terumbu karang demi masa depan Hawaii.
Kami berfokus pada pencegahan polusi daratan agar tidak masuk ke laut di Pulau Maui dan Hawaiʻi, dan kami merupakan salah satu dari hanya dua LSM yang menjadi anggota Kelompok Kerja Konversi Cesspool tingkat negara bagian untuk membantu pemerintah negara bagian beralih ke sistem pengolahan air limbah yang lebih efisien. Air bersih sangat penting bagi kesehatan terumbu karang, dan polusi air tidak hanya mengancam terumbu karang yang ada saat ini, tetapi juga menghalangi kemampuan mereka untuk beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim.
Sebuah harta karun yang tiada duanya
Hawaiʻi merupakan lokasi yang sangat penting bagi konservasi terumbu karang global. Kepulauan ini menjadi habitat bagi salah satu konsentrasi spesies laut endemik tertinggi di dunia serta 85% dari total terumbu karang Amerika Serikat.
Terumbu karang ini memegang peranan sentral dalam budaya lokal, menjadi landasan di balik berbagai tradisi, makanan, upacara sakral, dan kegiatan rekreasi. Terumbu karang Hawaiʻi menyumbang lebih dari $800 juta bagi perekonomian setiap tahunnya melalui sektor pariwisata dan berfungsi sebagai penghalang alami yang melindungi masyarakat serta properti pesisir dari gelombang badai dan banjir. Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menghitung bahwa nilai ekonomi perlindungan garis pantai di Hawaiʻi yang disediakan oleh terumbu karang mencapai $836 juta per tahun.


Ekosistem yang terancam
Terumbu karang di Hawaiʻi menghadapi ancaman besar baik secara global maupun lokal, termasuk perubahan iklim, penangkapan ikan berlebihan, serta polusi sedimen dan nutrisi yang disebabkan oleh limbah domestik dan limpasan air hujan.
Di seluruh Kepulauan Hawaii, 88.000 tangki septik diperkirakan membuang 53 juta galon limbah mentah ke perairan Hawaii setiap hari. Polusi limbah ini berkontribusi terhadap tingginya kadar nutrisi, bakteri, dan patogen di lingkungan laut pesisir—yang merupakan ancaman kesehatan serius bagi manusia dan terumbu karang. Di Pulau Hawaiʻi, polusi limbah telah diidentifikasi sebagai penyebab utama penurunan biomassa ikan dan secara khusus dikaitkan dengan penyakit terumbu karang dan pemutihan terumbu karang, serta masalah kesehatan manusia.
Di bagian lain dari rantai pulau ini, seperti Maui Barat, lereng-lereng gunung yang dulunya menjadi lokasi perkebunan nanas dan tebu kini tidak lagi digunakan, dan yang tersisa hanyalah tanah yang terdegradasi dan padat. Saat hujan turun, banjir bandang membawa air hujan dan sedimen dalam jumlah besar ke hilir hingga ke laut. Tak jauh dari pantai, terumbu karang yang dulu subur kini berjuang untuk bertahan hidup. Maui Barat telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi prioritas oleh pemerintah negara bagian dan federal dalam upaya mengatasi polusi daratan dan penurunan tutupan terumbu karang yang terkait. Karena pola arus laut historis, terumbu karang ini merupakan sumber larva yang sangat penting bagi terumbu karang di beberapa pulau terdekat, termasuk Lānaiʻi, Molokaʻi, dan Kahoʻolawe.
Staf Program Hawai‘i
-

Kehau Kimokeo
Koordinator Keterlibatan Masyarakat (Maui Nui)
-

Mihana Ho
Teknisi Lapangan, Maui Nui
-

Makayla Rickard
Manajer Program, Maui Nui
Ketika terumbu karang di Hawai’i berkembang dengan baik, begitu pula masyarakatnya
Terumbu karang merupakan sumber kehidupan dan inspirasi, terutama di Hawai’i, di mana terumbu karang memainkan peran yang sangat penting dalam budaya Hawaii. Kita semua dapat turut berperan dalam menjaga kesehatan terumbu karang serta melindungi harta karun bawah laut ini bagi generasi mendatang.









